Tim 12 KKN Temanggung Universitas Tidar Gandeng Pemuda Kompak Edukasi Pencegahan Stunting dan Pernikahan Dini di Purwodadi
HOTSPOT
Tim 12 KKN Universitas Tidar
7/30/20262 min read


Source : Tim 12 KKN Universitas Tidar
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi ice breaking yang dipandu oleh Nurmala Hikmah, Duta Genre Kabupaten Temanggung, untuk membangun antusiasme sebelum memasuki sesi materi selanjutnya.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti flashmob bertajuk "Ojo Kawin Bocah" yang dipimpin oleh Aritha Dewi Widiastuti, S.Kom. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kampanye edukatif yang mengajak remaja untuk memahami pentingnya menunda pernikahan hingga usia yang matang demi mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan siap menyongsong masa depan.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas Tidar dan Komunitas Pemuda Kuwaton (Kompak), kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja Desa Purwodadi tentang pencegahan stunting dan pernikahan dini, sehingga dapat mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, berkualitas, dan siap menyongsong masa depan.


TEMANGGUNG - Tim 12 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar berkolaborasi dengan Komunitas Pemuda Kuwaton (Kompak) dalam menyelenggarakan sosialisasi pencegahan stunting dan pernikahan dini remaja Desa Purwodadi, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung, pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Purwodadi ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini serta mencegah pernikahan usia anak.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Purwodadi, Asfuri, S.Ag. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kolaborasi mahasiswa KKN dan pemuda desa dalam memberikan edukasi kepada remaja. Menurutnya, keterlibatan aktif kalangan muda dalam kegiatan semacam ini sangat penting karena remaja merupakan kelompok yang akan menjadi calon orang tua di masa depan, sehingga pemahaman tentang gizi, kesehatan reproduksi perlu ditanamkan sejak dini.
"Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran remaja sehingga mampu menekan angka stunting dan pernikahan dini di Desa Purwodadi," ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Posyandu Remaja yang disertai pembagian tablet tambah darah sebagai upaya pencegahan anemia. Materi pertama disampaikan oleh Bidan Lailatul Khasanah, S.Tr.Keb. yang menjelaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pencegahan anemia, serta penerapan pola hidup sehat sebagai langkah mencegah stunting sejak usia remaja. Menurutnya, kesehatan remaja menjadi fondasi penting dalam mewujudkan generasi yang sehat di masa depan.
Source : Tim 12 KKN Universitas Tidar
