Takjil Hunter Wajib Merapat! Taco Meksiko hingga Dawet “Jembut” Ramaikan Kampung Ramadhan Rindam Magelang
Nailah Sekar Abhinaya W
3/12/20262 min read


MAGELANG, Youthverse – Berburu takjil sudah menjadi tradisi yang identik dengan bulan suci Ramadhan. Suasana itu tampak setiap sore di Kampung Ramadhan Rindam Magelang, lebih dari 200 tenant di kawasan ini ramai dipadati pengunjung dari berbagai kalangan menjelang waktu berbuka puasa.
Di antara banyaknya pilihan takjil yang dijajakan, sejumlah takjil unik berhasil mencuri perhatian. Mulai dari minuman dengan nama yang nyeleneh, jajanan yang tengah viral di media sosial, hingga hidangan dengan aroma menggoda yang menarik pengunjung untuk mampir.
Salah satu yang tengah menjadi primadona adalah taco dari lapak Mr. Tacos. Menu ini terinspirasi dari hidangan khas Meksiko yang sempat ramai di media sosial dan masih jarang ditemukan di Magelang. Satu porsi taco dijual seharga Rp20.000, berisi daging ayam, selada, dan potongan tomat yang dibungkus tortilla chips.
Salah seorang pegawai di lapak tersebut, Satria, mengungkapkan bahwa antusiasme pengunjung terhadap menu ini cukup tinggi, terutama saat sedang ramai.
“Kalau cuaca hujan, biasanya nggak nyampe 100 porsi, tapi tetap lebih dari 50 porsi. Tapi, kalau lagi ramai, jumlahnya bisa mencapai sekitar 200 porsi dalam sehari,” ujar Satria saat ditemui pada Selasa (10/03/2026).
Selain taco, perhatian pengunjung juga tertuju pada minuman dengan nama yang cukup nyeleneh, yakni Dawet Jembut Jumbo. Sesuai namanya, minuman ini disajikan dalam porsi besar dengan isian yang melimpah seharga Rp20.000 per bungkus.
Meski namanya terdengar unik, minuman ini sebenarnya terinspirasi dari dawet ireng khas Purworejo. Nama “Jembut” sendiri merupakan singkatan dari Jembatan Butuh, lokasi yang menjadi inspirasi penjual karena berjualan di sekitar kawasan Jembatan Butuh, Kabupaten Purworejo.
Tak hanya itu, jajanan risol dengan berbagai varian rasa juga menjadi takjil yang tengah menjamur di Kampung Ramadhan Rindam. Beberapa pedagang menghadirkan kreasi risol dengan warna dan rasa yang beragam, mulai dari gurih hingga manis.
Salah satunya dapat ditemukan di lapak Dapur Bu Naura. Di tempat ini tersedia 11 varian risol, seperti pizza bolognese, ayam suwir, mentai crab stick, slice beef teriyaki, mayo sosis beef, hingga varian manis seperti matcha keju, coklat keju, red velvet keju, tiramisu keju, strawberry keju, dan varian terbaru mereka, yaitu taro keju. Risol tersebut dibanderol seharga mulai Rp4.500 per buah, sehingga cukup terjangkau bagi pengunjung.
Keberagaman pilihan takjil di Kampung Ramadhan Rindam menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Banyak di antara mereka datang tidak hanya untuk berburu makanan berbuka, tetapi juga untuk mencoba jajanan yang sedang viral di media sosial.
Seperti yang dilakukan oleh dua orang pengunjung, Novelita dan Via, yang sengaja datang untuk mencoba jajanan yang sedang viral.
Menurut mereka, salah satu jajanan yang paling menarik perhatian adalah risol matcha yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Berbeda dari risol pada umumnya dengan rasa yang gurih, risol ini justru menghadirkan isian manis dengan warna hijau khas matcha.
Tak hanya anak muda, kawasan ini juga ramai dikunjungi keluarga. Salah satu pengunjung, Vinda, bahkan mengaku hampir setiap hari datang bersama anaknya untuk mencari takjil.
“Biasanya paling nyari dimsum mentai sama kue-kue semacam dessert. Tapi ganti-ganti juga sih, hampir semua udah dicobain,” ungkap Vinda secara antusias.
Dengan beragam pilihan takjil yang kreatif dan terus berkembang, Kampung Ramadhan Rindam selalu menjadi destinasi favorit masyarakat Magelang untuk berburu hidangan berbuka puasa setiap tahunnya.


Pintu masuk utama Kampung Ramadhan Rindam yang dipadati oleh kendaraan bermotor dan pengunjung yang berdatangan (10/03/2026).
(Raihan Darmawan/Ilmu Komunikasi Untidar)
Isian taco berupa daging ayam cincang, sayuran, dan keju ditata di atas tortilla chips pada wajan panas sebelum disajikan kepada pembeli (10/03/2026).
(Faza Abdillah Sihab/Ilmu Komunikasi Untidar)
