Mahasiswa KKN Universitas Tidar Edukasi Petani Desa Ngabean melalui Penyuluhan Amoniasi Jerami
HOTSPOT
Najwa Salsabila Saharani
7/28/20262 min read


Jerami Padi sebagai Bahan Amoniasi
(Najwa Salsabila Saharani/Ilmu Komunikasi/Universitas Tidar)
Memasuki sesi inti, peserta memperoleh materi mengenai konsep amoniasi jerami, manfaatnya bagi ternak, serta tahapan pembuatannya. Penyampaian materi dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan amoniasi jerami yang dipandu oleh penyuluh dari BPP Kecamatan Secang bersama mahasiswa KKN Universitas Tidar Kelompok 12.
Tidak hanya menyaksikan demonstrasi, para peserta juga diajak mempraktikkan secara langsung setiap tahapan pembuatan amoniasi jerami. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menyimak materi, mencatat informasi penting, serta mengajukan berbagai pertanyaan pada sesi diskusi dan tanya jawab mengenai penerapan amoniasi di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami proses pembuatan amoniasi jerami serta memanfaatkan limbah pertanian menjadi alternatif pakan ternak yang lebih berkualitas. Selain mendukung efisiensi biaya pakan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas Tidar, BPP Kecamatan Secang, dan kelompok tani dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Desa Ngabean.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol terjalinnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan potensi lokal melalui inovasi yang sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan.


Proses Demonstrasi Amoniasi Jerami sebagai Alternatif Pakan Ternak
(Najwa Salsabila Saharani/Ilmu Komunikasi/Universitas Tidar)
MAGELANG - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar Kelompok 12 berkolaborasi dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Secang menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Amoniasi Jerami sebagai Alternatif Pakan Ternak pada Jumat (17/7/2026) pukul 14.00-15.30 WIB di Balai Desa Ngabean, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Dengan diikuti oleh sekitar 12 anggota Kelompok Tani Sumber Tani kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan petani dalam memanfaatkan limbah pertanian menjadi pakan ternak yang lebih berkualitas.
Jerami menjadi salah satu limbah hasil pertanian yang melimpah di Desa Ngabean. Namun, pemanfaatannya sebagai pakan ternak masih belum optimal. Melalui proses amoniasi, jerami dapat mengalami peningkatan kualitas nutrisi sehingga menjadi alternatif pakan ternak yang lebih baik sekaligus membantu peternak menekan biaya pakan.
Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta, kemudian dilanjut dengan pembukaan dan sambutan dari pihak penyelenggara serta mitra kegiatan. Dalam sambutannya, Kepala BPP Kecamatan Secang, Iwan, menyampaikan harapannya agar para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengetahuan.
“Melalui program amoniasi dari adik-adik KKN ini, saya berharap bapak-bapak dapat menyimak dengan baik. Mudah-mudahan ilmu yang disampaikan dapat bermanfaat dan diterapkan ke depannya,” ujar Iwan selaku Kepala BPP Kecamatan Secang.
